gambar
Urgensi Inovasi CSC 2025
Menganalisis anomali capaian kompetisi dan tren pertumbuhan literasi-numerasi sebagai basis pengambilan kebijakan daya saing daerah.
Tren Capaian Kompetensi Literasi dan Numerasi
Jenjang Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Ciamis
Garis Biru
Tren Literasi
Garis Emas
Tren Numerasi
Shading Biru
Area Menengah (41-60%)
Shading Hijau
Menengah Bawah (61-80%)
📈 Analisis Pertumbuhan Literasi
Data menunjukkan kenaikan tahunan rata-rata sebesar 5,35% pada kemampuan literasi siswa. Hal ini mencerminkan keberhasilan program penguatan membaca di tingkat sekolah. Namun, kenaikan ini bersifat linear dan belum cukup cepat untuk melompati kategori peringkat di level Provinsi Jawa Barat.
⚠️ Anomali Numerasi 2024
Terjadi anomali penurunan atau stagnasi pada tahun 2024 bagi capaian numerasi. Hal ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran numerasi konvensional telah mencapai titik jenuh. Kurangnya paparan terhadap standar soal logika internasional (PISA) menjadi penyebab utama posisi Ciamis cenderung "jalan di tempat" meski secara angka statistik terjadi fluktuasi kecil.
Mengapa Posisi Ciamis Stagnan?
- 01. Kenaikan angka lokal tidak sebanding dengan akselerasi daerah lain yang sudah berbasis digital.
- 02. Sistem evaluasi belum menggunakan standar bahasa Inggris dan literasi lintas mata pelajaran.
- 03. Infrastruktur Chromebook belum dimanfaatkan untuk tes adaptif berbasis Cloud.
Solusi CSC 2025
Inovasi Ciamis Smart Challenge 2025 dirancang untuk melakukan "lompatan kuantum" dengan mengubah seluruh ekosistem kompetisi menjadi digital dan global.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar